Muara Wahau Siapkan Titik Keramaian, Alun-Alun dan Fasilitas Olahraga Jadi Penggerak Aktivitas Warga

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID – Pemerintah Desa Muara Wahau mulai mengembangkan konsep titik keramaian sebagai bagian dari penataan ruang publik sekaligus mendorong aktivitas masyarakat. Konsep tersebut diarahkan melalui pengembangan alun-alun dan fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan warga.
Kepala Desa Muara Wahau, Supiansyah Gazali, mengatakan keberadaan ruang publik diperlukan agar masyarakat memiliki tempat untuk berkumpul dan menjalankan berbagai aktivitas secara positif.
“Kita ingin ada titik-titik keramaian di desa. Salah satunya melalui alun-alun dan tempat olahraga,” ujar Supiansyah.
Salah satu fasilitas yang tengah mendapat perhatian ialah gedung bulu tangkis. Bangunan tersebut direhabilitasi secara menyeluruh, dari sebelumnya hanya memiliki satu lapangan dan direncanakan menjadi tiga lapangan.
Supiansyah menjelaskan, rehabilitasi juga mempertimbangkan kondisi bangunan yang sebelumnya kerap terdampak genangan. Karena itu, bagian lantai akan diperbaiki dan ditinggikan agar fasilitas lebih nyaman digunakan.
“Gedung bulu tangkis kita rehab total. Dari satu lapangan, rencananya menjadi tiga lapangan,” katanya.
Selain fasilitas olahraga, pemerintah desa telah membangun alun-alun di kawasan RT 4 yang berada di pusat desa. Ke depan, pengembangan ruang publik tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurut Supiansyah, titik keramaian juga dapat membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan ketika terdapat kegiatan masyarakat. Dengan begitu, fasilitas publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga dapat mendukung perputaran ekonomi lokal.
Pengembangan fasilitas tersebut juga diarahkan agar masyarakat memiliki ruang bersama yang nyaman, sekaligus mendorong kegiatan olahraga, interaksi sosial, dan aktivitas ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Adv/Kominfo)



