ADVAdvetorialDiskominfo

Ekonomi Kutim Tumbuh 1,71 Persen, TPID Masih Menunggu Arahan Intervensi

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang berada di kisaran 1,71 persen mulai menjadi perhatian dalam pembahasan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Pemerintah daerah masih melakukan pembahasan mengenai langkah yang perlu dilakukan untuk merespons kondisi perekonomian tersebut.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Pratama Erwin Harianto, mengatakan pihaknya belum mengambil langkah intervensi karena masih menunggu arahan TPID.

“Pembahasannya masih berjalan. Kami belum menentukan tindakan khusus karena perlu menunggu arahan dari TPID,” ujar Pratama.

Menurutnya, informasi mengenai pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi bagian dari bahan evaluasi pemerintah dalam melihat kondisi perekonomian daerah. Namun, langkah lanjutan tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh Disperindag.

Di tengah kondisi tersebut, pemantauan terhadap harga kebutuhan masyarakat tetap dilakukan. Dari hasil pengawasan sementara, belum terlihat pergerakan harga yang signifikan di pasar.

Pratama menyebut kondisi harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil. Hal itu menjadi salah satu perkembangan yang terus dipantau bersamaan dengan kondisi ekonomi daerah.

“Yang kami lihat di lapangan sejauh ini harga masih terkendali. Belum ada perubahan yang sifatnya signifikan,” katanya.

Selain itu, perkembangan harga di sejumlah pasar juga menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi yang berpengaruh terhadap masyarakat.

Disperindag bersama unsur terkait akan menunggu hasil pembahasan dan arahan TPID sebelum menentukan langkah berikutnya, terutama jika perkembangan ekonomi mulai berdampak terhadap harga maupun daya beli masyarakat. (Adv/Kominfo)

Redaksi

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button